Giat Belajar Kunci sukses dalam hidup

Belajar bersama SD Negeri 1 Sananrejo dapat menggapai mimpi dan harapan.

Lingkungan Belajar Kuat Pengaruhnya

Lingkungan yang asri akan mempermudah konsentrasi dalam belajar.

Sebuah Proses takkan menghianati hasil

Pembelajaran yang tekun dan terarah akan menghasilkan prestasi.

Enerjik, Percaya diri dan berdedikasi tinggi

Tanaga Pendidik yang energik, Percaya diri serta berdedikasi tinggi akan membawa lembaga selangkah kedepan.

Keterampilan merupakan bekal hidup dimasa yang akan datang

Pembekalan ketarampilan sejak dini akan menambah peluang merangkai masa depan yang gemilang.

Sabtu, 20 Juni 2026

Sekolah Idaman untuk Orang Tua


Berbicara masalah sekolah, pastilah orang tua berfikiran ingin menyekolahkan anaknya ke sekolah yang paling baik sesuai anggapan orang tua tersebut tetapi setiap sekolah pastilah baik sesuai versi mereka masing-masing. 

Berbicara sekolah yang baik, Ada sekolah yang berlomba-lomba membangun gedung yang megah. Memasang spanduk besar. Mempromosikan berbagai fasilitas unggulan.

Begitu juga dengan yang memandang bahwa sekolah baik adalah sekolah yang mempunyai visi misi yang kuat. Sehingga terbentuk karakter sekolah sesuai visi misi tersebut.

Namun saat orang tua memilih sekolah untuk anaknya, sebagian besar orang tua sebenarnya mencari sesuatu yang lebih penting. Mereka mencari sekolah yang membuat anaknya aman, berkembang, dan bahagia.

Karena bagi orang tua, sekolah bukan sekadar tempat belajar. Sekolah adalah tempat mereka menitipkan masa depan anak.

Lalu apa rahasia sekolah yang selalu dilirik orang tua?

1. Guru yang Peduli pada Anak

Ketika ada siswa yang terlihat murung atau mengalami kesulitan belajar, guru tidak langsung memberi label "anak bermasalah". Tetapi berusaha memahami dan membantu. Mencarikan jalan keluar dalam penyelesaian masalah tersebut. 

Memang tugas menyelesaikan masalah tertangani oleh guru BK tetapi ketika semua guru menganggap Anak yang mempunyai masalah tersebut tertangani oleh setiap guru yang menjadi stick holder disekolah tersebut Anak akan merasa nyaman dalam belajar Dan bermain di lingkungan sekolah tersebut, Dan Orang tua merasa tenang ketika anaknya berada di tangan guru yang peduli.


2. Budaya Sekolah yang Positif

Siswa terbiasa menyapa guru. Guru saling menghormati. Lingkungan sekolah terasa ramah dan nyaman.

Budaya sailing menghormati Dan memahami satu sama lain baik guru kepada sesama guru, guru kepada siswa Dan siswa kepada siswa akan menciptakan suasanya yang nyaman.

Tugas guru tidak hanya mengajar tetapi harus juga mengawasi setiap gerak gerik yang dilakukan siswa baik saat pembelajaran sedang berlangsung maupun Selama mereka istirahat. Dalam kata lain Selama siswa berada di sekolah seorang guru harus mengawasi dan membimbing siswa.

Sebagaimana yang tertuang dalam undang-undang no 14 tahun 2005 tentang sistem Pendidikan yang mana tugas tersebut melekat kepada guru saat siswa berada di sekolah. Sehingga orang tua bisa merasakan budaya sekolah walaupun bahkan hanya dari kunjungan singkat saat orang tua ke sekolah.

3. Komunikasi yang Baik dengan Orang Tua

Sekolah tidak hanya menghubungi orang tua saat ada masalah. Tetapi juga berbagi perkembangan dan prestasi siswa.

Komunikasi guru kepada orang tua sangatlah penting terutama tentang pekembangan siswa yang didukung dengan data setiap siswa yang ada disekolah. Melalui jurnal siswa maka orang tua dapat melihat tumbuh kembang Anak dengan baik.

Tidak kalah pentingnya dalam menyampaikan komunikasi guru hendaknya memiliki kemampuan public speaking yang baik atau minimal mengedepankan pelayanan yang memudahkan kepada orang tua, walaupun terkadang sistem yang bekembang dilingkunagan sekolah tidak ramah bagi orang tua yang kurang update tetapi bagi guru menyederhanakan pelayan akan menumbuhkan mindset yang memudahkan. Sehingga Kepercayaan Dari orang tua akan tumbuh dari komunikasi yang terbuka.

4. Fokus pada Karakter, Bukan Hanya Nilai

Dalam visi misi Sekolah biasanya mencamtumkan keimanan, ketaqwaan, kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial tetapi kebanyakan diantara sekolah sekolah yang ada visi misi tersebut hanya sebatas pemenuhan dari administratif.

Pembudayaan nilai-nilai Dari visi misi tersebut sebenarnya tidak kalah pentingnya dalam membangun karakteristik siswa, oleh karenanya kekompakan Dan kerjasama antara guru akan sangat dikedepankan ketika semua guru sepakat beranggapan bahwa visi-misi bukan sebagai pemenuhan administratif tetapi lebih kepada pemebentukan karakter hingga bisa menumbuhkan perasaan orang tua menjadi lebih bangga memiliki anak yang berkarakter baik daripada sekadar nilai tinggi.

5. Kepala Sekolah yang Terlihat dan Terlibat

Kepala sekolah menyapa siswa di pagi hari, hadir dalam kegiatan sekolah, dan dekat dengan warga sekolah.

Nilai ing ngarso sung tulodho, ing madyo mangun karso tut wuri handayani hendaknya tertanam dalam-dalam pada setiap guru Dan semua perangkat sekolah. Sosok Suri tauladan yang baik pasti akan menjadi panutan yang baik bagi siswa.

Keberadaan Dan Kehadiran pemimpin memberi rasa percaya kepada masyarakat.

7. Prestasi yang Konsisten

Bukan hanya juara lomba. Tetapi juga prestasi dalam budaya sekolah, literasi, karakter, kebersihan, dan inovasi pembelajaran.

Kebanyakan prestasi yang difahami adalah seberapa banyak piala yang diperoleh baik dari kurikuler maupun ekstra kurukuler. Tetapi siswa dapat membiasakan budaya yang baik disekolah dapat diterapkan Dan dilakukan dirumah tanpa bimbingan guru dan dilakukan dari dalam hati siswa adalah prestasi yang tidak ternilai dari kristalisasi Pendidikan yang dilakukan oleh guru.

8. Siswa Terlihat Bahagia

Anak berangkat sekolah dengan semangat. Pulang membawa cerita positif. Memiliki teman dan pengalaman belajar yang menyenangkan.

Sekolah yang baik akan terlihat Dari seberapa "krasan" guru Dan siswa berada di sekolah, hal sederhana ini menunjukkan bahwa sekolah idaman adalah sekolah yang membuat guru Dan siswa betah berada disekolah walaupun diluar jam Pendidikan yang dapat membawa aura positif saat Anak pulang hingga dapat menceritakan kepositifan sekolah kepada teman maupun orang tuanya hal Ini adalah promosi terbaik yang tidak bisa dibeli dengan iklan.

Rahasia sekolah yang selalu dilirik orang tua bukanlah bangunannya. Bukan pula brosurnya. Tetapi kualitas orang-orang di dalamnya. Karena sekolah yang hebat tidak hanya menghasilkan siswa yang pintar. Tetapi juga menghasilkan anak-anak yang berkarakter, percaya diri, dan siap menghadapi masa depan. Dan ketika orang tua melihat itu mereka akan datang tanpa perlu dipaksa.


Rabu, 22 April 2026

Keresahan Guru Agama Dalam Menjalankan Program Sekolah Plus Ngaji

 


Malang, 22 April 2026 — Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) menggelar kegiatan hearing bersama DPRD Kabupaten Malang pada Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk membahas kejelasan status hukum dan implementasi program SPN yang selama ini berjalan tanpa landasan formal yang kuat.

Acara yang dilaksanakan mulai pukul 12.30 WIB tersebut mengalami sedikit keterlambatan dari jadwal undangan awal pukul 12.00 WIB. Hearing ini dihadiri oleh berbagai unsur terkait, di antaranya 15 orang perwakilan KKG PAI, 10 orang dari Kementerian Agama Kabupaten Malang, 2 orang dari biro hukum, 2 orang dari Dinas Pendidikan, serta Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Malang.

Rombongan KKG PAI diterima langsung oleh anggota DPRD Kabupaten Malang, yaitu Mas Dewan Zulham Ahmad Mubarok dan Ibu Mutiah Faridah. Dalam forum tersebut, para peserta menyampaikan sejumlah aspirasi dan permasalahan yang dihadapi di lapangan, khususnya terkait pelaksanaan SPN.

Fokus utama pembahasan adalah berjalannya SPN yang hingga saat ini belum memiliki standing position atau dasar hukum yang jelas. Hal ini dinilai menimbulkan ketidakpastian dalam implementasi di satuan pendidikan. Oleh karena itu, KKG PAI mendorong adanya kejelasan status SPN agar dapat diakui secara resmi sebagai muatan lokal (mulok) di bawah naungan Dinas Pendidikan.

Selain itu, forum hearing juga menyoroti pentingnya penerbitan Peraturan Bupati (Perbup) yang secara khusus mengatur tentang SPN. Regulasi tersebut diharapkan mampu menjadi payung hukum yang kuat sehingga pelaksanaan SPN dapat berjalan lebih terarah, terstruktur, dan berkelanjutan.

Isu lain yang turut dibahas adalah perlunya penyamaan persepsi antara Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama terkait jam kedinasan. Perbedaan kebijakan selama ini dinilai berpotensi menimbulkan kendala administratif maupun teknis di lapangan, sehingga diperlukan sinkronisasi untuk mendukung efektivitas kinerja guru PAI.

Melalui hearing ini, diharapkan tercapai titik temu antara seluruh pihak terkait dalam upaya memperkuat legalitas dan implementasi SPN di Kabupaten Malang, serta meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di lingkungan sekolah.


Minggu, 21 Desember 2025

Form Pembiasaan Sholat Selama Liburan

Pentingnya Pembiasaan Sholat Sejak Dini bagi Siswa Sekolah Dasar

Sholat merupakan tiang agama dan kewajiban utama bagi setiap umat Islam. Oleh karena itu, pembiasaan sholat sejak usia dini, khususnya pada siswa Sekolah Dasar (SD), memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter, akhlak, dan kepribadian anak. Usia sekolah dasar adalah masa emas (golden age) dalam pembentukan kebiasaan dan nilai-nilai kehidupan yang akan melekat hingga dewasa.

1. Menanamkan Disiplin dan Tanggung Jawab

Sholat mengajarkan anak untuk disiplin terhadap waktu dan bertanggung jawab terhadap kewajiban yang harus dilaksanakan. Dengan pembiasaan sholat lima waktu, siswa belajar mengatur waktu antara belajar, bermain, dan beribadah secara seimbang.

2. Membentuk Karakter dan Akhlak Mulia

Gerakan dan bacaan sholat mengandung nilai-nilai kesabaran, ketenangan, kerendahan hati, serta ketaatan kepada Allah SWT. Anak yang terbiasa sholat sejak kecil cenderung memiliki perilaku yang lebih sopan, santun, dan menghormati orang tua maupun guru.

3. Meningkatkan Kecerdasan Spiritual dan Emosional

Sholat bukan hanya ibadah fisik, tetapi juga sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. Melalui sholat, anak belajar berdoa, bersyukur, dan memohon pertolongan. Hal ini membantu anak mengelola emosi, menenangkan diri, serta menumbuhkan rasa percaya diri dan ketenangan batin.

4. Membiasakan Ibadah sebagai Kebutuhan

Dengan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten di rumah dan di sekolah, sholat tidak lagi terasa sebagai paksaan, melainkan menjadi kebutuhan. Anak akan tumbuh dengan kesadaran bahwa sholat adalah bagian penting dari kehidupan sehari-hari.

5. Peran Orang Tua dan Sekolah

Keberhasilan pembiasaan sholat sangat bergantung pada kerja sama antara sekolah dan orang tua. Sekolah berperan dalam memberikan edukasi, teladan, dan penguatan, sedangkan orang tua berperan mendampingi dan membiasakan pelaksanaan sholat di rumah.


Permohonan Pelaporan Pembiasaan Sholat Melalui Google Form

Sebagai upaya memantau dan menumbuhkan konsistensi pembiasaan sholat pada siswa, kami mengajak Bapak/Ibu Orang Tua/Wali untuk berpartisipasi aktif dengan melaporkan pelaksanaan sholat putra-putrinya melalui Google Form yang telah disediakan oleh sekolah.

Laporan ini bertujuan untuk:

  • Membantu sekolah memantau perkembangan ibadah siswa

  • Menumbuhkan kejujuran dan tanggung jawab pada anak

  • Memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua dalam pendidikan karakter

Kami berharap Bapak/Ibu dapat mengisi Google Form tersebut secara jujur, rutin, dan tepat waktu, sesuai dengan pelaksanaan sholat anak di rumah.

Laporan Pembiasaan Sholat

Senin, 03 November 2025

Kalender Pendidikan Tahun 2025/2026

 

1. Pengertian & Fungsi Kalender Pendidikan

Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu bagi satuan pendidikan untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran. Fungsi utama:

  • Sebagai pedoman dalam penyusunan perangkat pembelajaran seperti Program Tahunan (Prota), Program Semester (Promes), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).

  • Menunjang efektivitas dan efisiensi proses pembelajaran dengan pemanfaatan waktu yang jelas.

  • Memudahkan satuan pendidikan dalam merencanakan kegiatan akademik, evaluasi, dan libur secara terstruktur. 

    Kalender yang sudah lengkap dengan penghitungan pekan efektif bisa di download di sini 


2. Komponen Utama Kalender Pendidikan

Beberapa komponen penting yang wajib ada dalam kalender pendidikan:

  • Awal dan akhir tahun ajaran.

  • Awal dan akhir setiap semester.

  • Hari efektif belajar.

  • Minggu efektif (jumlah pekan yang benar-benar digunakan untuk pembelajaran) dalam satu tahun ajaran.

  • Libur semester, libur nasional, dan libur khusus daerah/agama.

  • Masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) / orientasi siswa baru.


3. Kalender Pendidikan Tahun Ajaran 2025/2026 – Rangkuman

Berdasarkan beberapa provinsi dan sumber nasional, berikut rangkuman untuk tahun ajaran 2025/2026:

Awal Tahun & Semester

  • Tahun ajaran dimulai pada Senin, 14 Juli 2025 di banyak provinsi.

  • Semester 1 (Ganjil) berlangsung dari Juli hingga Desember 2025.

  • Semester 2 (Genap) dimulai Januari 2026 dan berakhir sekitar Juni 2026.

  • Contoh: di provinsi Jawa Timur, tahun ajaran berakhir Sabtu, 20 Juni 2026.

Libur & Kegiatan Penting

  • Libur semester gasal: akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026.

  • Hari-hari besar nasional & keagamaan turut dijadikan libur: misalnya 17 Agustus (HUT RI), Maulid Nabi, Natal, Idul Fitri, Nyepi, dsb.


4. Penghitungan Pekan Efektif (Minggu Efektif)

“Minggu efektif” adalah pekan kerja yang benar-benar digunakan untuk proses pembelajaran tanpa terganggu oleh libur rutin atau kegiatan non-pembelajaran yang bersifat masif.

Berikut contoh penghitungan berdasarkan data yang ditemukan:

  • Di Jawa Timur: jumlah minggu efektif minimal sebesar 36 Minggu untuk satu tahun ajaran.

  • Sumber lain mencatat penghitungan untuk suatu sekolah:

    • Semester I: total pekan = 24 pekan, di mana pekan efektif = 18 pekan.

    • Semester II: total pekan = 25 pekan, pekan efektif = 21 pekan.

  • Total hari efektif untuk tahun pelajaran ini menurut salah satu dokumen: Semester I = 114 hari, Semester II = 96 hari, total = 210 hari.

Cara Menghitung

  1. Tentukan jumlah minggu dalam semester (misalnya total pekan kalender).

  2. Kurangi pekan-pekan yang tidak efektif (misalnya pekan ujian, libur besar, remedial, outing class) agar mendapatkan pekan efektif.

  3. Jumlah pekan efektif × hari belajar dalam satu minggu = hari efektif pembelajaran. Misalnya jika sekolah memakai 5 hari belajar/minggu, maka 18 pekan × 5 = 90 hari efektif.

  4. Pastikan total hari/pekan efektik memenuhi persyaratan minimum yang ditetapkan (contoh: minimal 36 minggu/tahun).


 

5. Template Rincian Kalender & Pekan Efektif

Berikut contoh sederhana tabel untuk satuan pendidikan menengah agar dapat disesuaikan:

SemesterTotal Pekan Kalender*Pekan Tidak Efektif**Pekan EfektifCatatan
Semester I~ 24 pekan~ 6 pekan~ 18 pekanContoh sekolah: MPLS, ujian, libur tengah semester
Semester II~ 25 pekan~ 4 pekan~ 21 pekanContoh: libur Idul Fitri, ujian akhir, acara sekolah
Tahun Ajaran~ 49 pekan~ 10 pekan~ 39 pekanMinimal kurang lebih 36 pekan sesuai regulasi










6. Tips untuk Satuan Pendidikan

  • Pastikan kalender yang ditetapkan sekolah atau provinsi sudah memuat dan mencantumkan minggu/pekan efektif secara jelas agar perencanaan pembelajaran dapat akurat.

  • Guru dan tim kurikulum dapat menggunakan data pekan efektif untuk menyusun Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes) dengan memperhitungkan berapa pekan efektif yang tersedia.

  • Jangan lupa untuk menyesuaikan dengan kebijakan lokal: meskipun secara nasional ada kerangka umum, tiap provinsi dapat menetapkan awal masuk, hari libur lokal, muatan lokal yang berbeda. globalprestasi.sch.id+1

  • Buat jeda evaluasi (PTS, PAS) dan remedial agar tidak mengganggu konsistensi pembelajaran reguler — ini berarti pekan-pekan yang tidak efektif harus diperhitungkan secara eksplisit.

  • Libatkan orang tua, siswa, dan stakeholder agar kalender menjadi acuan yang dipahami semua pihak — sehingga tidak terjadi mis-komunikasi terkait hari masuk, libur, pembagian rapor, dll.


7. Penutup

Tahun ajaran 2025/2026 menawarkan kerangka yang cukup stabil bagi satuan pendidikan untuk merencanakan pembelajaran dengan baik. Dengan penentuan minggu/pekan efektif yang jelas, maka aktivitas pembelajaran, evaluasi, dan pengayaan dapat berjalan secara terstruktur.
Satuan pendidikan di Indonesia – baik jenjang SD, SMP, SMA/SMK maupun Madrasah – diharapkan dapat mengadopsi kalender ini sebagai pedoman dasar, lalu menyesuaikan dengan kondisi lokal masing-masing.











        

Minggu, 27 Oktober 2024

MERUBAH VIDEO YOUTUBE MENJADI TEXT


Pernahkah Kalian merasa kesulitan dalam mengisi sebuah karya tulis yang referensinya berasal dari video khusunya youtube? jika jawabannya iya maka yakinlah bahwa kalian tidak akan pernah mengetik ulang kata orang yang ada di video tersebut untuk dijadikan sebagai bahan tulisan dari karya-karya kalian.

karya tulis tidak membutuhkan penyimpanan yang besar untuk menyimpannya sehingga memungkinkan sekali untuk mengambil sebuah hikmah dari sebuah video melalui text.

kelebihan aplikasi berikut tidak membutuhkan penginstalan di HP/di komputer sehingga device dengan penyimpanan kecilpun dapat melakukan kegiatan ini tanpa berganti device.

adapun caranya simah ulasan berikut:

1. Buka video youtube yang ingin dijadikan sebagai referensi dalam penulisan

2. Copy link URLnya

3. Buka tauran berikut

4. Silahkan pastekan video yang akan diambil referensinya tadi

5. klik transkip

6. tunggu beberapa saat sampai salinan textyang ada divideo tersebut muncul lalu silahkan diambil dengan cara copy paste